Yen Turun Dari Tertinggi Sejak 2014, Jepang Waspadai Spekulan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Reli yen ke level terkuatnya dalam hampir dua tahun memacu para pembuat kebijakan Jepang untuk mencoba dan berbicara kembali turun.

Mata uang melemah setelah Menteri Keuangan Taro Aso mengatakan pada Selasa ia sangat prihatin atas fluktuasi sepihak dan tiba-tiba dalam mata uang serta pemerintah akan bertindak untuk menghentikan langkah spekulatif bila diperlukan. Pedagang yang paling bullish pada yen dalam enam tahun setelah Bank of Japan membiarkan stimulus serta ketidakpastian atas kemungkinan Inggris meninggalkan Uni Eropa memicu permintaan untuk aset haven.

Yen tergelincir 0,4% menjadi 104,70 per dolar pada 09:17 pagi di Tokyo, memangkas reli pekan ini menjadi 2,2%. Ini menguat 103,55 pada Kamis, level terkuat sejak Agustus 2014. Euro menguat 0,3% menjadi $ 1,1255, sementara pound menguat 0,4% menjadi $ 1,4258. Dolar Aussie naik 0,3%.

Mata uang Jepang terapresiasi hampir 6% bulan ini, yang merupakan kinerja terbaik dunia. Analis menaikkan perkiraan akhir tahun mereka untuk yen menjadi 112, dari perkiraan Januari sebesar 125.(yds)

Sumber: Bloomberg