Yen, Swiss Franc Jatuh Seiring Rebound Ekuitas Asia

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Mata uang Yen terdepresiasi bersama dengan Swiss franc akibat berkurangnya permintaan untuk aset safe haven pasca saham Asia hentikan penurunan terpanjangnya dalam hampir setahun terakhir.

Yen melemah terhadap dolar pasca awal perdagangan volatile pada hari Rabu, ketika berayun antara menjadi yang terbaik dan terburuk Kelompok-of-10 mata uang. Indeks saham MSCI Asia Pacific naik untuk pertama kalinya dalam sembilan hari terakhir, pasca Bank Rakyat China (PBOC) meningkatkan stimulus. Sekitar $8 triliun pada nilai pasar telah dihapus dari pasar saham di seluruh dunia sejak PBOC mendevaluasi yuan pada 11 Agustus lalu. Indeks mengukur volatilitas mata uang naik ke tertinggi sejak Februari.

Yen melemah 0,7 persen ke level 119,62 per dolar pukul 06:48 di London, dan turun sebesar 0,3 persen ke level 137,29 per euro. Franc melemah sebesar 0,6 persen ke level 94,48 sen per dolar, dan melemah 0,3 persen ke level 1,0844 per euro.

Mata uang Yen Jepang dan Swiss masih merupakan pemain terbaik di antara rekan-rekan utama sejak 11 Agustus lalu ketika China mengejutkan pasar dengan mendevaluasi yuan, masing-masing naik lebih dari 4 persen.

Indeks saham Topix Jepang rebound dari level terendahnya dalam dua hari terakhir sejak 2011 lalu. Indeks Shanghai Composite berayun antara keuntungan dan kerugian pada hari Rabu, menyusul penurunan tajam selama empat hari terakhir sejak 1996 lalu. (izr)

Sumber: Bloomberg