Yen Menghentikan Penguatannya Dalam Tiga Minggu

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Yen menuju penurunan mingguan pertama sejak Januari, memangkas kenaikan bulanan terbesar sejak krisis keuangan global, di tengah meningkatnya sentimen risiko dengan pembuat kebijakan dari G-20 bertemu di Shanghai.

Yen telah turun 0,2 persen dalam minggu ini terhadap dolar karena saham-saham global mengalami rebound bersama dengan harga minyak. Indeks volatilitas mata uang melonjak ke level tertinggi sejak 2011 bulan ini karena yen mengungguli semua rekan-rekan utamanya di tengah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonommi China serta pemulihan AS yang tidak merata. Pound menuju penurunan mingguan terbesar sejak flash crash pada Mei 2010 setelah Inggris bersiap untuk memilih apakah akan meninggalkan Uni Eropa atau tetap berada disana. Dolar Selandia Baru naik terkait surplus perdagangan negara yang mengejutkan.

Yen sedikit berubah di 112,83 per dolar pada pukul 10:45 pagi di Tokyo pada hari Kamis, ketika kehilangan 0,7 persen. Yen mencapai 110,99 pada 11 Februari, level terkuat sejak 31 Oktober 2014, ketika Bank of Japan memperluas program pelonggaran kuantitatif.(frk)

Sumber: Bloomberg