Yen Kembali Merangkak Naik Akibat Penurunan Dolar

RIFAN FINANCINDO87b84a950c77da861e96cfb87bdf1c2b BERJANGKA – Yen naik ke level tertingginya terhadap dolar sejak Desember tahun lalu setelah kekhawatiran bahwa situasi pasar tenaga kerja AS yang terlalu lemah bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.

Dolar turun terhadap Aussie dan euro setelah para trader mengkaji laporan pekerjaan AS yang menunjukkan pendapatan bulan Desember turun. Para speculator telah mendorong spekulasi terkait mata uang AS terhadap 8 dari mata uang lainnya pada rekor tertingginya menjelang rilis data ekonomi AS pada 16 Januari mendatang terkait indeks harga konsumen. Sementara pekan lalu euro menyentuh level 9 tahun terendah terhadap dolar AS dan hari ini euro turun ke level terendah terhadap yen sejak Oktober tahun lalu setelah para anggota ECB (European Central Bank) mengadakan pertemuan guna membahas pembelian obligasi pemerintah.

Yen menguat 0.2% ke level 118.28 per dolar pukul 9:14 pagi ini waktu Singapura dan mencapai level 118.13 yang merupakan level tertingginya sejak mencapai level 118.06 pada 6 Januari lalu , level tetinggi sejak 17 Desember lalu.

Hari ini Bursa Saham Jepang tutup akibat hari libur nasional. Yen mencapai level 121.85 pada 8 Desember lalu, level terendah sejak Juli 2007 silam.

Euro menguat 0.2% ke level $1.1863, setelah pekan lalu sempat turun ke level 9 tahun terendahnya $1.1754. Dolar Australia menguat 0.3% ke level 82.24 sen AS, dengan 2.4% lebih tinggi dari level 5 ? tahun terendah yang tercapai pada 7 Januari lalu. (bgs)

Sumber : Bloomberg