Yen Mengalami Penurunan Mingguan Terbesar

RIFAN FINANCINDO – Yen ditetapkan untuk penurunan mingguan paling tajam sejak bulan Mei terkait spekulasi bahwa bank sentral akan memperluas pengurangan pengetatan untuk membantu membatasi efek dari keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa.

BACA JUGA : Bursa Jepang Menguat Ikuti Gain Ekuitas Global

Mata uang Jepang telah turun 0,8 % minggu ini, terbesar sejak periode yang berakhir pada 20 Mei karena otoritas moneter di Eropa menandai kebijakan moneter yang lebih longgar. Gubernur Bank Central Inggris Mark Carney mengatakan pada Kamis kemarin bahwa BOE mungkin perlu untuk melonggarkan peraturan setelah mereka mencoba untuk membendung gejolak dari keluarnya Inggris dari blok perdagangan.

BACA JUGA : Bursa China Berakhir Datar

Mata uang Yen sedikit berubah di 103,02 per dolar AS pada pukul 09:21 pagi di Tokyo dari hari Kamis. Euro berada di $ 1,1113 dari $ 1,1106 di New York. Sementara pound naik 0,2 persen menjadi $ 1,3342, mengurangi kerugian minggu ini menjadi 2,5 persen.(frk)

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.