WTI Turun Pasca Supplies Bahan Bakar AS Naik; Brent Turun

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak mentah?West Texas Intermediate(WTI) turun untuk hari keempat dan merosot di bawah $ 100 pasca stok bensin mengalami kenaikan dan permintaan menurun di AS, pengguna minyak terbesar di dunia. Brent turun di London.

 

Minyak berjangka turun sebanyak 1,1 persen di New York. Pasokan bensin meningkat sebesar 365.000 barel pekan lalu menjadi 218.200.000, tingkat tertinggi dalam empat bulan terakhir,?Energy Information Administration?(EIA) mengatakan kemarin. Rata-rata konsumsi bahan bakar menyusut 0,5 persen selama empat minggu terakhir ke level terendah sejak bulan Mei, bahkan saat puncak musim mengemudi di negara tersebut dimulai dengan libur?Memorial Day?pada tanggal 26 Mei yang lalu.

 

WTI untuk pengiriman September turun sebanyak $ 1.11 ke $ 99,16 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 99,56 pada pukul 12:38 siang waktu Sydney. Kontrak tersebut turun 0,7 persen menjadi $ 100,27 kemarin, yang merupakan penutupan terendah sejak 15 Juli. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 13 persen di atas rata-rata 100 hari. Harga WTI turun 5,5 persen pada Juli, terbesar dalam sembilan bulan terakhir.

 

Brent untuk pengiriman September turun sebanyak 63 sen, atau 0,6 persen, ke level $ 105,88 per barel di bursa ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan Eropa berada di $ 6,65 lebih sebesar dari WTI, dari $ 6,24 di hari yang lalu.(frk)

 

Sumber : Bloomberg