WTI Naik Jelang Rilis Data Persediaan Minyak Mentah AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir jelang rilis data cadangan minyak mentah yang akan memberikan sinyal meningkatnya permintaan bahan bakar di AS, konsumen minyak terbesar di dunia. Brent stabil di London.

Kontrak berjangka naik sebesar 0,6 persen di New York. Persediaan minyak mentah kemungkinan menyusut sebesar 1,5 juta barel pekan lalu menjadi 358.100.000, menurut survei Bloomberg News sebelum laporan dari Energy Information Administration besok. Produksi minyak Libya naik menjadi??740.000 barel per hari, menurut Mohamed Elharari, juru bicara National Oil Corp, kemarin.

WTI untuk pengiriman Oktober naik sebesar 52 sen ke level $ 93,18 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan berada di level $ 93,07 pukul 11:53 siang waktu Sydney. Kontrak turun sebesar 63 sen ke level $ 92,66 kemarin, penutupan terendahnya sejak 14 Januari lalu. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sebesar 1 persen di atas rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman bulan Oktober meningkat sebesar 6 sen ke level $ 100,26 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan Eropa dengan premi sebesar $ 7,20. Dibandingkan dengan WTI ditutup pada level $ 7,54 kemarin. (knc)

Sumber : Bloomberg