Waterfront Securities: IHSG Diprediksi Mix

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 19 Januari 2015 ditutup menguat 0,072% pada level 5152, setelah bergerak fluktuatif. Sektor industri dasar menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp705,1 miliar. Bursa Wall Street libur Martin Luther King Day pada hari Senin. Indeks bursa Shanghai dan Hangseng melemah tajam pada perdagangan kemarin setelah regulator membatasi pinjaman di fasilitas marjin di pasar modal. Bank juga dilarang memberikan pinjaman dana pada korporasi yang akan menggunakannya untuk berinvestasi di saham, obligasi, produk b3.-Pekan-Penuh-Senyum-untuk-IHSG-2erjangka dan derivatif. Hari ini China dijadwalkan akan merilis data penjualan ritel, investasi, output industri serta PDB triwulan IV. Pertumbuhan ekonomi China pada Q4 2014 diperkirakan sebesar 7,2% yoy, yang merupakan pertumbuhan ekonomi paling lambat sejak Q1 2009 dan melambat dibandingkan Q3 2014 yang sebesar 7,3%. Indeks bursa Eropa ditutup menguat di tengah spekulasi ECB akan menambah pembelian aset obliga si pemerintah di area euro. Menurut pooling Reuters, diperkirakan program pembelian obligasi senilai 600 miliar euro, meskipun pasar akan lebih memilih jika target awal pembelian obligasi tersebut minimal sebesar 1 triliun euro. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5125-5195. Rekomendasi: SMRA, ASII, BBCA, ADHI, TLKM, BSDE, HRUM, ADRO.

Sumber : detik.com