Wallstreet dan Dollar AS Menanti Kejutan Janet Yellen

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Bursa Saham AS rebound di perdagangan hari kedua pekan ini ditopang kuatnya sentimen data new home sales AS yang melonjak ke posisi tertinggi dalam 9 tahun. Data ini membuat pasar berharap? akan sinyal kenaikan Fed rate dari pidato Janet Yellen dalam event Jackson Hole akhir pekan ini.

Indeks Dow Jones? ditutup naik 0,1 persen ke posisi? 18,547.3, dengan kenaikan tertinggi saham Nike. Indeks S & P 500 naik? 0,2 persen keposisi? 2,186.9, dengan sektor material memimpin delapan sektor yang lebih tinggi, sementara Indeks Nasdaq naik? 0,3 persen menjadi? 5,260.08.

Bursa Asia pagi ini dibuka mixed. Terpantau Indeks Nikkei naik 0.64% pada 16600.12 terangkat pelemahan Yen. Indeks ASX 200 naik 0.03 % pada 5555.70 terdukung penguatan sektor keuangan. Indeks Kospi turun 0,01 persen pada 2049.65.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah WTI berakhir naik 0,74 persen di $ 47,76? per barel, oleh pemberitaan adanya sinyal positif dari Iran mendukung usaha OPEC mengurangi pasokan minyak mentah yang menghiraukan melonjaknya data pasokan minyak mentah AS yang dilaporkan API. Selanjutnya harga minyak akan turun kembali merespon data API tersebut.

Sedangkan harga emas ditutup mixed dengan kenaikan pada emas berjangka, namun turun harga untuk emas spot oleh pertimbangan pasar akan harapan kenaikan kembali suku bunga Fed. Emas turun? 0,1 persen menjadi $ 1,336.95? per troy ons,dan selanjutnya emas berpotensi lemah oleh berlanjutnya sentimen diatas.

Dari pasar valas,? Dolar AS kembali melemah dengan volume yang tipis oleh tarik menarik kekuatan sentimen pendukung rivalnya dibandingkan dengan rilis data home sales yang mengejutkan.Untuk perdagangan hari ini diperkirakan menguat oleh harapan kenaikan suku bunga Fed.
EURUSD ?? ?0.01 %? 1.1302
GBPUSD ?? ?-0.12 % 1.3179
USDJPY ?? ?-0.03 % 100.2800

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Selasa (23/08) berakhir melemah 0,18% ke posisi 5427,17. Pelemahan terpangkas oleh aksi jual investor asing cukup besar merespon anjloknya harga minyak mentah dunia.? IHSG? untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 5314-5365 dan resisten 5454-5490. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: BBRI, ANTM, INDF dan ITMG.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah? data final PDB Q2 2016 kawasan Euro, data existing home sales serta pasokan minyak AS oleh EIA.

Sumber : http://vibiznews.com

RIFANFINANCINDO