Wall Street Pantau Reformasi Pajak

wall st 3PT RIFAN FINANCINDO – Wall Street pada perdagangan kemarin berakhir menguat, penurunan tajam pada saham General Electric berhasil diimbangi oleh kenaikan pembayaran dividen yang tinggi termasuk komponen konsumen dan utilitas. Investor juga menunggu keputusan soal reformasi pajak.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/11/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 17,49 poin atau 0,07% menjadi 23.439,7, Indeks S & P 500 menguat 2,54 poin atau 0,10% menjadi 2.584,84 dan Nasdaq Composite bertambah 6,66 poin atau 0,1% menjadi 6.757,60.

General Electric (GE.N) menurunkan dividennya sebesar 50% dan mengurangi perkiraan keuntungannya sementara mengumumkan sebuah rencana yang mempersempit fokusnya pada bianis penerbangan, listrik dan perawatan kesehatan. Sahamnya turun 7,2% menjadi USD19,02 setelah menyentuh level terendah dalam lima tahun di level USD18,75.

“Orang yang menanamkan investasi di GE karena mendapat dividen mereka mungkin mencari tempat yang lebih baik untuk menyimpan uang mereka,” kata Kim Forrest, analis riset ekuitas senior di Fort Pitt Capital Group di Pittsburgh.

Sektor utilitas dan konsumer berada di antara sektor-sektor dengan hasil dividen tertinggi pada Indeks S & P 500. Mereka juga merupakan sektor dengan persentase persentase terbesar pada hari Senin.

Investor terus memantau perkembangan seputar tagihan pajak setelah Partai Republik Senat AS pekan lalu meluncurkan sebuah rencana baru yang berbeda dari versi Dewan Perwakilan Rakyat. Beberapa bantuan bagi investor memang berasal dari sisi peraturan, dan saham bank regional menguat setelah Wall Street Journal melaporkan sebuah kelompok bipartisan anggota parlemen Senat mencapai kesepakatan sementara untuk memudahkan beberapa peraturan mengenai sektor ini.

Indeks Perbankan Regional tergelincir lebih rendah pada pembukaan namun berbalik positif pada pertengahan sesi dan berakhir naik 1,3%. Saham Toymaker Mattel (Mat.O) melonjak 20,7% menjadi USD17,64 setelah sebuah laporan yang menyaingi Hasbro (HAS.O) melakukan pendekatan untuk mengakuisisi perusahaan tersebut. Saham Hasbro naik 5,9% menjadi USD96,84.

Saham Qualcomm (QCOM.O) naik 3,0% menjadi USD66,49 setelah pembuat chip menolak tawaran pengambilalihan Broadcom (AVGO.O) senilai USD103 miliar, mengatakan bahwa tawaran tersebut “secara dramatis” menurunkan nilai perusahaan.

Saham Tyson Foods (TSN.N) naik 2,0% menjadi USD75,59 setelah prosesor daging mengatakan rendahnya harga pakan ternak akan membantu meningkatkan hasilnya lagi tahun depan. Saham menyentuh level tertingginya sejak September 2016.

Saham Roku (ROKU.O) terus menguat, naik 28,5% pada Senin menjadi USD42,71, lebih dari dua kali lipat sejak perusahaan tersebut melaporkan pendapatan pekan lalu. Saham ini memulai debutnya di level USD15,78 pada 28 September setelah harga penawaran umum perdana di di level USD14. ( sindonews.com )

Leave a Reply