Wall Street Mixed Terimbas Pelemahan Sektor Energi

Wall Street Mixed Terimbas Pelemahan Sektor EnergiRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks saham Wall Street pada perdagangan kemarin (Selasa pagi WIB) berakhir mixed (variatif) setelah naiknya saham Allergan Plc dan perusahaan kesehatan menutupi penurunan sektor energi.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (10/5/2016), Indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 0,2% ke level 17.705,91, Indeks S&P 500 naik tipis 0,08% menjadi 2.058,69, dan Nasdaq Composite bertambah 0,3% menjadi 4.750,21, dibantu oleh kenaikan sektor biotek yang reli 2,45%.

Lima dari 10 sektor S&P berakhir lebih tinggi, dipimpin oleh sektor kesehatan yang naim 1,13%. Sementara, sektor energi dan material anjlok 1,25%. Saham Allergan (AGN.N) melonjak 5,98%, Teva Pharmaceutical Industries Ltd (TEVA.TA) (TEVA.N) masih mengharapkan pengambilan bisnis obatbgenerik Allergen senilai USD40,5 miliar.

Saham Chevron Corp (CVX.N) turun 1,48% karena harga minyak mentah AS turun 2,8% dan pedagang menilai dampak dari kebakaran hutan di Kanada memengaruhi produksi minyak di negara tersebut dan membangun persediaan.

Penurunan lebih besar dari perkiraan dalam impor dan ekspor China pada April menunjukkan melemahnya permintaan di negara ekonomi terbesar kedua di dunia dan membebani sektor material. Saham Caterpillar (CAT.N) turun 3,52% atau membebani paling berat di Dow Jones.

Investor tetap berhati-hati tentang pendapatan perusahaan. Di mana laba kuartal pertama pada hampir semua perusahaan di Indeks S&P 500 rata-rata turun 5,5% dan pendapatan turun 1,9%.

“Saya akan memberikan penghasilan musim ini C atau C. Sementara sebagian besar perusahaan mampu melangkah lebih jauh berkurang dari harapan, pertumbuhan penjualan secara keseluruhan tetap mengecewakan,” kata Alan Gayle, ahli strategi investasi senior di RidgeWorth Investments di Atlanta.

Perusahaan panel surya SolarCity (SCTY.O), co-didirikan oleh teknologi miliarder Elon Musk, menawarkan sebuah laporan kuartal pertama yang mengecewakan investor, sehingga membuat sahamnya turun 13%. Selain itu, saham Krispy Kreme Doughnuts Inc (KKD.N) melonjak 24,32% setelah setuju untuk diambil pribadi senilai USD1,35 miliar.

Sumber : http://ekbis.sindonews.com