Wall Street Jatuh

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham-saham di bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS), ditutup negatif pada perdagangan Selasa malam tadi. Ini dipicu penurunan sejumlah saham sektor energi dan kesehatan, setelah di awal pekan sempat mengalami kenaikan.

WALLSTMeski begitu, indeks S&P 500 dan Nasdaq menutup kuartal I-2015 ini dengan hasil positif. Berarti, kedua indeks saham tersebut mengalami kenaikan dalam 9 kuartal berturut-turut. Namun untuk Dow Jones, mengalami hasil negatif di kuartal I-2015. Dilansir dari Reuters, Rabu (1/4/2015), sepanjang perdagangan, 10 sektor saham dalam S&P 500 bergerak negatif, dipimpin oleh penurunan saham kesehatan, yang turun 1,5%. Saham-saham perusahaan energi juga turun karena kembali menurunnya harga minyak mentah.

Harga minyak tertekan, karena munculnya titik cerah soal kesepakatan perjanjian nuklir di Iran. Bila Iran diizinkan oleh pihak Barat unuk mengembangkan nuklir, maka Iran akan makin gencar mengekspor minyaknya. Karena penggunaan minyak akan tergantikan oleh nuklir. Sementara Iran merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia.

Hasil perdagangan Selasa, indeks Dow Jones turun 200,19 poin (1,11%) ke 17.776,12. Sementara indeks S&P 500 turun 18,35 poin (0,88%) ke 2.067,89. Untuk indeks Nasdaq turun 46,56 poin (0,94%) ke 4.900,88.

Jumlah saham yang ditransaksikan mencapai 6,3 miliar lembar, di bawah rata-rata harian sebanyak 6,7 miliar lembar saham.

Sumber : finance.detik.com