Wall Street ditutup bervariasi

wall st 3RIFAN FINANCINDO – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena pasar didukung data pekerjaan yang positif, tetapi kenaikannya dibatasi oleh aksi jual tajam di saham Tesla.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 166,50 poin atau 0,64 persen, menjadi berakhir di 26.384,63 poin. Indeks S&P 500 meningkat 5,99 poin atau 0,21 persen, menjadi ditutup di 2.879,39 poin. Sementara, Indeks Komposit Nasdaq turun 3,77 poin atau 0,05 persen, menjadi berakhir di 7.891,78 poin, sebut Xinhua.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor material naik 1,01 persen, merupakan kelompok berkinerja terbaik. Namun, sektor teknologi dan utilitas berkinerja buruk. S&P 500 mencatat kenaikan beruntun selama enam hari.

Indeks acuan S&P 500 naik tipis, mendekati level tertinggi enam bulan, dengan kerugian pada saham-saham teknologi diimbangi oleh kenaikan di Boeing Co dan Facebook Inc karena investor menunggu kejelasan lebih lanjut tentang pembicaraan perdagangan AS-China.

Negosiasi berlanjut di Washington setelah pertemuan pekan lalu di Beijing, ketika kedua negara berupaya menyelesaikan sengketa perdagangan lama mereka, yang telah membayangi pertumbuhan ekonomi global.

Presiden AS Donald Trump akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Liu He, yang memimpin pihak China dalam perundingan, Kamis waktu setempat.

Saham Boeing naik 2,89 persen pada penutupan, menambahkan keuntungan terbesar pada Dow dan indeks industri S&P, yang naik 0,60 persen.

Saham Facebook naik 1,40 persen, berkontribusi terhadap kenaikan 0,70 persen di sektor layanan komunikasi, setelah broker Guggenheim memutakhirkan saham perusahaan media sosial itu menjadi “beli” dari “netral.”

Sementara itu, saham Tesla merosot 8,23 persen, mendorong penurunan di Nasdaq. Perusahaan itu mengungkapkan pada Rabu (3/4) malam bahwa pihaknya mengirimkan jumlah kendaraan lebih rendah dari yang diharapkan pada kuartal pertama.

Di sisi ekonomi, klaim pengangguran awal AS, ukuran kasar PHK, tercatat 202.000 dalam pekan yang berakhir 30 Maret, berkurang 10.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Kamis (4/4). Para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch telah memperkirakan angka klaim pengangguran sebesar 216.000.

 

Sumber : www.antaranews.com