The Fed Tunda Kenaikan Suku Bunga

RIFAN FINANCINDO – Para pembuat kebijakan di The Federal Reserve memutuskan menunda kenaikan suku bunga acuan mereka pada Juni ini. Mereka menyatakan suku bunga akan ditahan sampai ada kejelasan dari Inggris pada keanggotaan Uni Eropa.

Pada pertemuan bulan lalu yang dilakukan pada 14-15 Juni, ada kegelisahan terkait Brexit. Anggota voting yang melakukan rapat pada federal Open Market Committee (FOMC) pun masih mempertanyakan kelanjutan cerita Brexit.

“Para anggota umumnya sepakat bahwa sebelum membuat langkah lain dalam kebijakan moneter, akan lebih bijaksana untuk menunggu data lainnya terkait konsekuensi dari Inggris,” demikian hasil keputusan tersebut, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (7/7/2016).

Pada pertemuan kebijakan Juni, pembuat kebijakan juga masih mencermati perlambatan parah dalam data pekerja AS, sebagai alasan untuk meninggalkan suku bunga stabil bulan lalu.

Ditambah lagi, Brexit telah memicu kerugian di pasar saham global hampir USD2 triliun bersamaan dengan hasil referendum yang tidak terduga. Kecemasan tetap tinggi, karena investor mengantisipasi kondisi keuangan global, seiring dengan Inggris dan Uni Eropa yang masih menggodok aturan baru pada sektor keuangan, perdagangan dan imigrasi.

Dolar AS telah naik lebih dari 2 persen terhadap sekeranjang mata uang sejak Brexit terjadi, dan membebani eksportir AS. Sebelum pemungutan suara di Inggris, The Fed telah mengisyaratkan akan ada dua kenaikan suku bunga tahun ini untuk menjaga ekonomi AS dari overheating.

Namun sejak referendum Inggris, beberapa pembuat kebijakan Fed mengatakan ketidakpastian akan membuat the Fed kembali mempertimbangkan kenaikan suku bunga. Presiden Fed New York William Dudley mengatakan, The Fed akan bersabar dan menunggu dampak dari keputusan Inggris .

Sumber : http://economy.okezone.com

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.