The Fed Tunda Kenaikan Suku Bunga, Market Semakin Tak Tenang

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Keputusan federal reserve (the Fed) menahan suku bunga acuan di 0 persen membuat beberapa pasar keuangan terkena imbasnya. Berbeda dengan bursa Amerika Serikat (AS), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru dibuka menguat, meski tipis.

?\The Fed Tunda Kenaikan Suku Bunga, Market Semakin Tak Tenang\

Menurut Vice President PT Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheree, penundaan yang dilakukan the Fed semakin memperlihatkan ketidakpastian yang semakin tinggi. Para pelaku pasar dibuat kembali tidak tenang karena menunggu kepastian.

?Ketidapastian masih sangat tinggi, kita masih akan menunggu Oktober atau Desember mereka (the Fed) akan menaikkan atau menurunkan suku bunga,? katanya di Ibcm, Jumat (18/9/2015).

Namun, menurut Omer, tidak ada alasan bagi the Fed menaikkan suku bunga, terutama melihat kondisi saat ini yang belum stabil, terutama dengan inflasi.

?The merasa terpojok, karena mereka (the Fed) sudah ngomong duluan (tentang suku bunga), ini pastinya akan menimbulkan ketidakpercayaan dari investor,? jelasnya.

Penundaan keputusan the Fed tentu membahayakan pasar keuangan, terutama pergerakan Rupiah. Rupiah pagi ini dibuka kembali melemah ke level Rp14.470 per USD.

?Rupiah akan membayangi pasar, karena pasar regional sendiri menanggapi negatif rencana the Fed,? ungkap dia.

(rzk)

Sumber : http://economy.okezone.com