Terbebani Kurs Dolar AS, Harga Emas Melemah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga emas acuan dunia ditutup melemah setelah sebelumnya melonjak ke level tertinggi, setelah nilai tukar dolar Amerika Serikat lebih tinggi dibandingkan mata uang mitra dagang utamanya.

Terbebani Kurs Dolar AS, Harga Emas Melemah
Dikutip pada laman CNBC, Senin, 23 November 2015, pelemahan harga emas juga dipicu oleh komentar dari pembuat kebijakan Federal Reserve yang mengatakan bahwa bank sentral AS ini harus ‘segera’ menaikkan suku bunganya.
Harga emas di pasar spot turun 0,4 persen ke level US$1.077,29 per ons.
Sementera itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah US$1,6 ke level US$1.076,3 per ons.
“Hingga saat ini sepertinya pasar belum menemukan arah yang menentukan kenaikan,” ujar Eli Tesfaye, senior market strategist for brokerage RJO Futures.
Pasar domestik?
Di pasar domestik, harga emas juga naik Rp1.000 pada hari ini dibanding dengan harga akhir pekan lalu.
Berdasarkan Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga batangan pada transaksi hari ini dijual Rp549 ribu untuk ukuran satu gram, naik dibanding harga jual Jumat di Rp548 ribu per gram.
Sementara itu, emas ukuran lima gram dilepas dengan harga Rp2,6 juta, ukuran 10 gram Rp5,15 juta, ukuran 25 gram Rp12,8 juta, ukuran 50 gram Rp25,55 juta, dan ukuran 100 gram dijual Rp51,05 juta.
Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp127,5 juta. Selanjutnya untuk ukuran 500 gram mencapai Rp254,8 juta.
Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp475 ribu per gram, naik Rp5.000 dibandingkan akhir pekan lalu. (ren)
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id