Tekanan Dolar, Harga Minyak Dunia Tergelincir

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Harga minyak mentah jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) kompak turun pada perdagangan semalam. Menguatnya dolar akibat tren positif data tenaga kerja di Amerika Serikat, menambah pengaruh geopolitik pada harga minyak dunia.

70b9f6928b3fb403422717312ee5f28cNilai tukar dolar AS terhadap mata uang lainnya berada pada titik tertinggi sejak 11 tahun terakhir. Penguatan dolar dipengaruhi data tentang turunnya jumlah pengangguran pada bulan Februari. Fakta itu membuat harga komoditas berdenominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

“Dolar AS melanjutkan penguatan. Pada jangka pendek, dolar adalah segala-galanya,” ujar Ben LeBurn, analis pasar di Sydney’s OptionsXpress, dikutip Reuters, Selasa 10 Maret 2015.

Data ekonomi AS yang akan dirilis hari Selasa atau Rabu waktu Indonesia akan menguatkan dolar. Hal itu akan berakibat negatif pada harga komoditas, termasuk harga minyak.

Itu sebabnya, harga minyak dunia tergelincir. Minyak AS alias WTI ditutup pada level US$50 per barel. Dibanding perdagangan Jumat kemarin, WTI turun US$1,15 per barel.

Sementara, minyak mentah jenis Brent terkoreksi US$1,10 menjadi US$58,60 per barel. Itu artinya, Brent kehilangan 4,6 persen dibanding penutupan perdagangan akhir pekan kemarin.

Sumber : viva.co.id