Tag Archives: Rifan Financindo

BI ‘Pantang Mundur’ soal Aturan Top Up

PT RIFAN FINANCINDO – Bank Indonesia (BI) menyatakan pihaknya akan mensosialisasikan aturan biaya isi ulang top up jika aturan itu telah diterbitkan. Lembaga itu tak begitu menghiraukan rencana gugatan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat terkait penerapan aturan itu yang dinilai tak adil bagi konsumen. “Ketentuannya kan belum keluar, yang jelas BI selalu mengedepankan perlindungan konsumen,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (19/9). Sebelumnya, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat David Tobing menilai pengenaan

Investor Asing Tarik Dana dari Bursa Saham

RIFANFINANCINDO – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, investor asing kembali mencabut dana dari pasar saham sepanjang pekan ini. Hal itu menambah angka aksi jual bersih (net sell) pemodal asing sejak awal tahun ini. PH Kepala Divisi Komunikasi Perusahan BEI Hani Ahadiyani mengatakan, Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih di sepanjang pekan lalu dengan nilai Rp1,65 triliun. “Sehingga aliran dana investor asing di sepanjang 2017 mencatatkan jual bersih Rp7,68 triliun,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (16/9). Meski pemodal asing menarik

Emas Dunia Menguat Terimbas Rudal Korut

RIFAN FINANCINDO – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini naik cukup tinggi dengan buyback emas Antam mengalami penurunan setelah kemarin melonjak. Harga emas Antam hari ini terjadi saat harga emas dunia juga naik. Dilansir dari situs Logammulia.com, Jumat (15/9/2017) harga emas Antam berada di level Rp624.000/gram atau naik Rp5.000 dari sebelumnya Rp619.000/gram. Sementara harga buyback turun ke level Rp552.000/gram dari sebelumnya Rp569.000/gram. Sementara, harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.208.000 dengan harga per

BI Perkuat Aturan Anti Pencucian Uang

RIFAN FINANCINDO – Bank Indonesia (BI) memperkuat ketentuan anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme. Hal tersebut dilakukan melalui penerbitan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 19/10/PBI/2017 tentang Penerapan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran Selain Bank dan Penyelenggara Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank yang berlaku 11 September 2017. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni V Panggabean mengatakan, dengan ketentuan yang baru, penerapan peraturan bagi penyelenggara Kegiatan Usaha

« Older Entries