Tag Archives: PT Rifan Financindo

Saham Teknologi Sengat Wall Street

PT RIFAN FINANCINDO – Bursa saham Amerika Serikat atau wall street menguat didorong indeks saham Nasdaq dan S&P 500 yang cetak rekor. Penguatan wall street didorong saham teknologi. Pada penutupan perdagangan saham Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones naik 66,02 poin atau 0,31 persen ke level 21.640,75. Indeks saham S&P 500 mendaki 13,22 poin atau 0,54 persen ke level 2.473,83. Indeks saham Nasdaq bertambah 40,74 poin atau 0,61 persen ke level 6.385. Sektor saham teknologi S&P 500 catatkan

Kenaikan Suku Bunga AS Angkat Harga Emas

RIFAN FINANCINDO – Harga emas naik terpicu merosotnya Dolar ke posisi terendah dalam beberapa bulan yang disebabkan melemahnya data inflasi Amerika Serikat (AS) dan kemungkinan kenaikan suku bunga. Melansir laman Reuters, Selasa (18/7/2017), harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi US$ 1.234,61 per ounce. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus naik 0,5 persen ke posisi US$ 1.233,70 per ounce. “Dolar terus turun demikian pula imbal hasil dan ini menuju kembali ke posisi relative mereka yang agak tinggi

Dow Jones Cetak Rekor Lagi

RIFANFINANCINDO – Wall Street pada perdagangan kemarin berhasil naik tipis dengan Indeks Dow Jones mencapai rekor tinggi lainnya. Di mana kenaikan saham menjelang laporan laba beberapa bank besar hari ini. Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/7/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 20,95 poin atau 0,1% ke level 21.553,09, Indeks S&P 500 naik 4,61 poin atau 0,19% ke level 2.447,86 dan Nasdaq Composite bertambah 13,27 poin atau 0,21% ke level 6.274,44. Sektor keuangan menjadi pemain terbaik di antara 11 sektor

Stok Anjlok, Harga Minyak Lanjutkan Penguatan

RIFANFINANCINDO – Harga minyak meningkat dalam perdagangan Rabu (12/7) seiring terbitnya laporan penurunan persediaan minyak AS. Meski demikian, momen peningkatan harga harus sedikit tertahan gara-gara permintaan bensin yang melemah. Dikutip dari Reuters, Energy Information Administration (EIA) melaporkan bahwa persediaan minyak turun 7,6 juta barel pada pekan lalu. Ini merupakan penurunan tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Angka itu jauh lebih besar dibanding prediksi analis yang memperkirakan penurunan persediaan minyak sebesar 2,9 juta barel. Meski demikian, jumlah itu masih lebih sedikit dibanding

« Older Entries