Surplus Perdagangan China Meningkat Seiring Impor Melemah Pada Bulan Lalu

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Surplus perdagangan China naik ke rekornya pada bulan November lalu pasca penurunan secara tidak terduga pada impor menggarisbawahi pelemahan dalam perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.

Pengiriman ke luar negeri catat kenaikan 4,7 % dari tahun sebelumnya, yang melemah 8 % perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg News. Sementara impor turun 6,7 %, dibandingkan dengan proyeksi kenaikan sebesar 3,8 %, sehingga meninggalkan surplus perdagangan sebesar $ 54.47 miliar, menurut administrasi bea cukai mengatakan hari ini.

Keputusan partai berkuasa di China pekan lalu mengatakan akan mempertahankan kebijakan moneter yang berhati-hati dan menjaga pertumbuhan dalam kisaran yang wajar pada 2015 mendatang. Sementara Bank Rakyat China (BOC) bulan lalu menurunkan pinjaman dan tingkat tabungan untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir dan meningkatkan untuk stingkat uku bunga deposito.

Indeks Pembelian Manajer pemerintah turun ke level terendah dalam delapan bulan terakhir sebesar 50,3 pada bulan November lalu, menurut data pekan lalu. Sementara angka diatas 50 mengindikasikan ekspansi.

Perekonomian China menuju ekspansi dalam setahun penuh merupakan laju yang paling lambat sejak 1990 silam. (vck)

Sumber: Bloomberg