Suplai Melimpah, Harga Minyak Dunia Terus Turun

Suplai Melimpah, Harga Minyak Dunia Terus TurunRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak dunia kembali turun untuk dua hari berturut-turut, karena investor khawatir terhadap pasokan minyak yang melimpah. Nilai mata uang dolar Amerika Serikat (AS) yang terus menguat menjelang pertemuan Bank Sentral AS juga turut menekan harga minyak.

Dilansir CNBC, harga minyak AS, West Texas Intermediate, untuk pengiriman Desember anjlok US$1,12 menjadi US$45,2 per barel di bursa berjangka AS, New York Mercantile Exchange pada Rabu 5 November 2015. Hari sebelumnya sempat merosot tiga persen.
Sementara minyak mentah Eropa, Brent, turun 60 sen menjadi US$47,98 untuk pengiriman Desember.
Firma analis pasar, Genscape, menyatakan cadangan minyak mentah meningkat lebih dari 383 ribu barel di fasilitas penyimpanan minyak Cushing, Oklahoma, AS.
Penguatan mata uang dolar AS telah menekan jumlah pembelian minyak mentah dunia. Dolar yang perkasa membuat harga minyak menjadi mahal bagi pengguna mata uang lain.
Dolar naik dipicu pernyataan Gubernur Bank Sentral AS yang menyatakan ekonomi AS terus tumbuh sehingga membuka kembali spekulasi kenaikkan suku bunga acuan pada Desember ini. (ren)
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id