Suku Bunga LPS Turun 50 Basis Poin

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali melakukan evaluasi terhadap tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas) di bank umum serta untuk simpanan dalam rupiah di bank perkreditan rakyat (BPR). Evaluasi tersebut diputuskan dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) LPS yang dilakukan pada Jumat kemarin.

“Dalam rapat tersebut dewan komisioner juga mempertimbangkan situasi ekonomi makro, arah kebijakan moneter serta laju inflasi yang menurun,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah di Equity Tower, Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Hasil dari evaluasi tersebut, LPS memutuskan menurunkan 50 basis poin tingkat bunga penjaminan bank umum dalam Rupiah dari 6,75 persen menjadi 6,25 persen. Sementara untuk tingkat bunga penjaminan dalam valas tetap di level 0,75 persen

Sementara bunga penjaminan simpanan dalam Rupiah di BPR berada di level 8,25 persen. “Seperti diketahui terdapat perbedaan 2,5 persen atau 250 basis point antara LPS rate bank umum dengan BPR,” imbuhnya.

Penetapan bunga penjaminan tersebut berlaku untuk periode 15 September hingga 15 Januari 201 7. Sesuai ketentuan LPS, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi tingkat Bunga penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

Berkenaan dengan hal tersebut, bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.

Sejalan dengan tujuan untuk melindungi nasabah dan memperluas cakupan tingkat bunga penjaminan, LPS menghimbau agar perbankan lebih memperhatikan ketentuan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rangka penghimpunan dana.

Dalam menjalankan usahanya, bank hendaknya memperhatikan kondisi likuiditas ke depan. Dengan demikian, bank diharapkan dapat mematuhi ketentuan pengelolaan likuiditas perekonomian oleh Bank Indonesia, serta pengaturan dan pengawasan perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Sumber : http://ekbis.sindonews.com/

PT RIFAN FINANCINDO