Shanghai Composite di Buka Lebih Rendah pasca Data Manufaktur, Hang Seng Naik

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks saham China dibuka di level yang lebih rendah setelah data menunjukkan kondisi manufaktur yang memburuk, membayangi keputusan Dana Moneter Internasional untuk menambah yuan ke keranjang mata uang cadangan nya.

Shanghai Composite Index turun sebelum dimulainya perdagangan resmi, tergelincir 0,1 persen ke level 3,442.44 pada pukul 09:28 waktu setempat. Bank-bank China mungkin bergerak setelah IMF mengatakan yuan akan bergabung dengan dolar, euro, pound dan yen ke dalam keranjang khusus Drawing Rights. Indeks pembelian manajer resmi merosot ke angka 49,6 bulan lalu, Biro Statistik Nasional mengatakan pada hari Selasa. Angka itu dibandingkan dengan perkiraan median dari angka 49,8 dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom.

Sementara penyertaan yuan merupakan dampak jangka pendek negatif untuk saham Cina, namun menjadi hal positif dalam jangka panjang, analis UBS AG Grup menulis. Risiko depresiasi kemungkinan negatif bagi pasar saham pada tiga sampai enam bulan horizon waktu, mereka menulis. Namun, peningkatan pembukaan rekening modal dan pengembangan pasar modal dalam negeri lebih lanjut, dibarengi dengan sangat rendahnya eksposur global untuk aset Cina saat ini, bisa membawa arus masuk lebih dalam untuk jangka panjang di pasar saham, kata mereka.

Indeks Shanghai naik 0,3 persen ke level 3,445.41 pada hari Senin, menghapus kerugian sebanyak 3,2 persen, seiring indeks volatilitas diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam dua bulan. Indeks acuan naik 1,9 persen bulan lalu, atau kenaikan terkecil sejak Januari.

Indeks CSI 300 naik 0,3 persen. Hang Seng China Enterprises Index Hong Kong turun untuk hari keenam, kalah 0,7 persen, sedangkan indeks Hang Seng turun 0,3 persen.

Pedagang Margin mengurangi kepemilikan saham yang dibeli dengan uang pinjaman untuk hari keenam pada hari Senin, dengan saldo utang marjin di Bursa Efek Shanghai jatuh ke angka 705.7 miliar yuan ($ 110.3 miliar).

Hang Seng Index gain 1,1% ke 22,227.33, naik untuk pertama kalinya dalam 7 hari. (sdm)

Sumber: Bloomberg