Setelah Meroket Tajam, Harga Emas Kembali Turun

Setelah Meroket Tajam, Harga Emas Kembali Turun RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga emas dunia kembali turun setelah selama Februari mengalami kenaikan hingga 10 persen. Harga emas turun karena mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menguat dan pasar modal global naik.

Dilansir CNBC, Rabu 2 Maret 2016, harga emas di pasar spot turun 0,34 persen di US$1.233,56 per ons. Sementara di bursa berjangka AS, harga emas untuk pengiriman April merosot 0,3 persen di US$1.230,8 per ons.
Dolar AS menguat terhadap semua mata uang dunia merespons data manufaktur AS stabil di Februari sehingga mendukung kenaikan suku bunga AS.
Sebelumnya, harga emas sempat meroket setelah pernyataan Presiden Federal Reserve New York, William Dudley, yang menyatakan dia melihat adanya risiko negatif pada ekonomi AS.
Pasar domestik
Harga emas di perdagangan pasar dalam negeri ikut turun, pada perdagangan hari ini. Berdasarkan Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam), harga emas hari ini turun Rp5.000 dari harga kemarin Rp573 ribu per gram menjadi Rp568 ribu per gram.
Sementara, untuk pembelian kembali (buyback) harga emas batangan turun Rp2.000 dari Rp522 ribu per gram menjadi Rp520 ribu per gram.
Berikut, daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan terkecil hingga terbesar hari ini.
Harga emas lima gram dijual Rp2.695.000, 10 gram Rp5,34 juta, 25 gram Rp13.275.000, 50 gram Rp26,5 juta, 100 gram Rp52,95 juta, 250 gram Rp132,25 juta, dan 500 gram Rp264,3 juta.
Sementara itu, harga emas batangan kemasan Natal dua dan lima gram masing-masing dihargai Rp1.121.000 dan Rp2,72 juta.
Untuk harga produk Batik all series, Antam menetapkan harga emas 10 gram senilai Rp5,79 juta dan harga emas 20 gram Rp11.185.000. Untuk pembelian langsung di kantor Antam, seluruh ukuran emas tersedia.
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id