Saham Wall Street Ditutup Menguat

wall-streetRIFAN FINANCINDO – Wall Street naik lebih dari 1% pada perdagangan Senin (28/4/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan investor melihat pelonggaran kebijakan lanjutan pembatasan shutdown untuk membatasi penyebaran pandemi COVID-19.

Melansir Reuters, Jakarta, Selasa (28/4/2020), Dow Jones Industrial Average naik 358,51 poin atau 1,51% menjadi 24.133,78, S&P 500 naik 41,74 poin atau 1,47% menjadi 2.878,48 dan Nasdaq Composite menambahkan 95,64 poin atau 1,11%, menjadi 8.730,16.

Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi. Di mana sektor keuangan naik paling besar karena kenaiakan imbal hasil treasury AS.

Beberapa negara telah mulai melonggarkan pembatasan tinggal di rumah. Upaya untuk menghidupkan kembali ekonomi dan membuat orang Amerika kembali bekerja setelah kehilangan pekerjaan.

“Secara umum, saya pikir langkah-langkahnya adalah para gubernur negara bagian mengambil langkah yang tepat dan diukur serta berhati-hati,” kata Oliver Pursche, seorang penasihat aset independen di New York.

Namun Pursche memperingatkan agar tidak mengharapkan pemulihan ekonomi yang cepat dan berbentuk v. “Jika kita mulai membuka kembali besok dan tidak ada gelombang kedua infeksi besar, saya masih berpikir itu 6 sampai 12 bulan setidaknya sampai semuanya kembali normal,” kata Pursche.

“Ini jauh lebih mudah untuk menekan ‘berhenti’ pada ekonomi daripada menekan ‘mulai,” ujarnya.

Ekonom memperkirakan PDB kuartal pertama AS akan menyusut pada tingkat tahunan 4% ketika Departemen Perdagangan merilis laporannya pada hari Rabu.

Pelaku pasar juga akan memperhatikan Federal Reserve A.S. ketika menutup pertemuan kebijakan moneter pada hari Rabu.

Serentetan pendapatan profil tinggi diharapkan minggu ini, termasuk Caterpillar Inc. (CAT.N), Alphabet Inc. (GOOGL.O), Boeing Co. (BA.N), Facebook Inc. (FB.O), Apple Inc. (AAPL. O), Amazon.com Inc. (AMZN.O) dan lainnya.

Analis memperkirakan laba S&P 500 kuartal pertama telah turun 15% dari tahun lalu, pembalikan dramatis dari perkiraan pertumbuhan tahun-ke-tahun 6,3% pada awal tahun, menurut data Refinitiv.

Mahkamah Agung AS memutuskan mendukung asuransi kesehatan yang mencari pembayaran Obamacare dari pemerintah. Indeks Perawatan Terkelola S&P 1500. SPCOMHMO naik 1,1%.

Tesla Inc. (TSLA.O) melonjak 10,1% dan memberi Nasdaq dorongan terbesar setelah sebuah laporan mengatakan perusahaan memanggil beberapa pekerja kembali ke pabrik perakitan kendaraan California minggu depan.

 

Sumber : okezone