Saham Jepang Turun Seiring Penguatan Yen

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Jepang turun setelah penguatan mata uang yen terkait para investor mencari aset haven di tengah peringatan Federal Reserve bahwa kemerosotan ekuitas China dan krisis utang Yunani bisa meredam pertumbuhan ekonomi.

Indeks Topix turun 1,8 % ke level 1,554.19 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, dengan semua 33 kelompok industri mengalami penurunan. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 1,6 % ke level 19,416.19. Sementara itu, Yen kemarin menguat terhadap 16 mata uang utama, naik lebih dari 2 % terhadap mata uang pound dan real Brasil ditengah permintaan untuk aset haven. Yen diperdagangkan pada level 120,86 per dolar, mempertahankan kenaikan sebesar 1,5 %.

Kontrak E-mini pada Indeks Standard & Poor 500 naik 0,3 % setelah saham-saham yang mendasari jatuh 1,7 % ke level 4 bulan terendah seiring dihentikannya perdagangan di New York pada hari Rabu.

Perdagangan dihentikan di Bursa Efek New York karena kerusakan komputer sehingga ditutup selama 3 1/2 jam. Saham melanjutkan kepindahan kepemilikan di tempat-tempat lain AS.

Pejabat The Fed menyatakan keprihatinan atas risiko yang ditimbulkan oleh China dan Yunani, menurut catatan dari pertemuan terakhir mereka. Hampir semua pembuat kebijakan mengatakan mereka masih membutuhkan penguatan pada pertumbuhan ekonomi karena untuk menentukkan waktu kenaikan suku bunga. Investor mencari aset linding nilai di tengah spekulasi aksi jual yang telah menghilangkan nilai ekuitas China lebih dari $ 3 triliun dan menghentikan perluasan penurunan pasar perekonomian. Yunani memperpanjang penutupan bank-bank hingga hari Senin mendatang. (knc)

Sumber : Bloomberg