Saham Jepang Melonjak Pasca Saham AS Catat Reli Terbesar Sejak 2011

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Jepang melonjak untuk hari kedua, menuju reli hari kedua terbesar sejak November lalu, seiring rebound ekuitas AS mendorong investor beralih ke aset berisiko.

Indeks Topix naik melonjak sebesar 1,7 persen ke level 1,504.47 pukul 09:00 pagi di Tokyo, menambah keuntungan menjadi 3,2 persen pada hari Rabu, seiring semua 33 saham sub-industri 33 menguat. Indeks Nikkei 225 Stock Average melonjak sebesar 1,5 persen ke level 18,658.53. Yen melemah untuk hari ketiga, ditrasaksikan pada level 120 per dolar. Saham di AS menggelar rally terbesar sejak 2011 lalu, menghentikan penurunan dalam enam hari terakhir, seiring pernyataan dovish dari Federal Reserve membantu menenangkan kekhawatiran investor tentang perlambatan ekonomi dan gejolak pasar saham di China.

Investor Jepang akan mengamati ekuitas China, dan penurunan lanjutan di bursa indeks saham Shanghai akan membebani sentimen, kata Akino. Indeks Shanghai Composite turun untuk hari kelima kemarin, seiring pemangkasan suku bunga gagal menghentikan arus dana keluar modal senilai $5 triliun. Indeks Berjangka FTSE China A50 naik 1,7 persen, tertinggi pada perdagangan baru-baru ini.

Kekhawatiran tentang prospek ekonomi terbesar kedua di dunia telah mengguncang pasar global sejak China tiba-tiba mendevaluasi mata uangnya lebih dari dua minggu yang lalu. Kekacauan telah melemah kasus kenaikan suku AS pada September mendatang, menurut Presiden the Fed Bank of New York William C. Dudley, memperingatkan bahwa penting untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap perkembangan jangka pendek. (izr)

Sumber: Bloomberg