Saham Jepang Jatuh pasca Gain 3 Minggu seiring Perusahaan Asuransi Pimpin Kerugian

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Jepang jatuh setelah indeks Topix ditutup dengan kenaikan tiga minggu terbaik sejak 2014 seiring perusahaan asuransi dan utilitas memimpin penurunan.

Topix kehilangan 0,8 persen ke level 1,364.09 pada istirahat perdagangan di Tokyo, dengan sekitar lima saham naik untuk setiap empat yang mengalami penurunan. Nikkei 225 Stock Average tergelincir 0,4 persen ke level 16,939.76. Investor juga terbebani oleh lonjakan perekrutan AS yang datang dengan penurunan upah, serta langkah China untuk menetapkan target pertumbuhan yang lebih lemah untuk tahun ini. Yen sedikit berubah pada level 113,73 per dolar.

Indeks Topix Asuransi turun 3 persen untuk memimpin kerugian antara 33 kelompok industri setelah melompat 25 persen dari 12 Februari sampai Jumat silam. Tokio Marine Holdings Inc jatuh 3,8 persen pada Senin. produsen listrik, saham kereta api dan pembuat makanan juga turun. Toyota Motor Corp menjadi hambatan terbesar pada indeks Topix, tergelincir 2,1 persen. Ono Pharmaceutical Co naik 3,8 persen setelah mengumumkan akan melakukan lima banding satu stock split.

Sharp Corp melonjak 7,3 persen, memperpanjang kenaikan 14 persen pekan lalu, setelah orang-orang yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan akan menandatangani kesepakatan pengambilalihan sebesar $ 6 miliar dengan Foxconn Technology Group sedini mungkin hari Senin.

Lonjakan 15 persen Topix dalam tiga minggu sampai Jumat lalu mendorong indeks ke jarak 5 poin persentase dari pasar beruang. Indeks itu telah memulihkan sebagian besar kerugian setelah Bank of Japan memutuskan untuk membuat suku bunga mereka negatif. Delapan kelompok industri, dari bank sampai pengirim, naik lebih dari 20 persen dari Januari sampai pekan lalu, membantu membuat Jepang menjadi indeks berkinerja terbaik untuk pasar ekuitas maju di dunia sejak 12 Februari

Ayunan di saham Jepang cenderung tenang, dengan perdagangan Indeks Volatilitas Nikkei 225 mendekati level terendah dalam satu bulan. Volume pada Topix yakni 11 persen di bawah 30-hari rata-rata. (sdm)

Sumber: Bloomberg