Saham Jepang Jatuh Lebih dari 5% seiring Lonjakan Yen di tengah Gejolak Global

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham anjlok di Tokyo, dengan indeks Topix menuju penurunan mingguan terbesar sejak 2008, seiring ekuitas global terjun ke pasar beruang dan yen naik ke level tertinggi dalam 15 bulan.

Topix Jepang merosot 5,6 persen ke level 1,194.71 pada istirahat perdagangan di Tokyo kembali setelah hari libur kemarin. Indeks itu memimpin penurunan harian terbesar sejak Agustus dan 13 persen kerugian mingguan, atau yang terburuk sejak Oktober 2008. Indeks Nikkei 225 Stock Average jatuh 5,3 persen ke level 14,874.65. Yen diperdagangkan pada level 112,19 per dolar setelah menyentuh level 110,99 pada hari Kamis, yang merupakan level terkuat sejak 31 Oktober 2014, saat Bank of Japan melonggarkan kebijakan.

Lonjakan mata uang itu mengintensifkan spekulasi BOJ mungkin akan campur tangan untuk menghentikan keuntungan yang mengancam untuk merusak hampir tiga tahun stimulus moneter. Menteri Keuangan Taro Aso mengatakan hari Jumat pemerintah mengawasi pergerakan pasar dan akan mengambil tindakan yang diperlukan. (sdm)

Sumber: Bloomberg