RifanFinancindo ~ Saham Hong Kong Naik, Saham China Turun

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Saham China ditutup melemah tajam pada hari Rabu, dengan indeks utama membukukan performa harian terburuk dalam enam minggu, seiring investor melakukan sell off pada kekhawatiran bahwa perubahan peraturan akan terjadi.

Aksi jual yang dipimpin oleh saham perusahaan kecil, dengan ChiNext Growth Index, yang sebagian besar mengikuti jejak perusahaan teknologi kecil di Shenzhen, terkoreksi hampir 6 persen, namun saham keuangan blue chip juga turun, seperti yang dialami beberapa kelompok saham hot concept seperti saham teknologi dan saham -terkait karbon yang telah melihat naik tajam dalam beberapa hari terakhir.

Indeks CSI300 dari perusahaan terbesar yang terdaftar di Shanghai dan Shenzhen turun 1,6 persen ke level 3,218.24 poin, sedangkan indeks komposit Shanghai turun 1,9 persen ke level 2,991.12. Keduanya turun lebih dari 3 persen pada satu titik dalam perdagangan sore hari.

Analis menunjuk ke sebuah pertemuan di Beijing pada hari Selasa di mana pejabat memperingatkan gelembung aset – tanpa info yang lebih spesifik – dan laporan media yang belum terkonfirmasi bahwa regulator sedang mempersiapkan untuk membatasi perusahaan WMP dari membeli saham.

Pukulan kedua datang dari peningkatan persyaratan pengungkapan bagi perusahaan dengan saham yang telah memperlihatkan gerakan tajam yang tidak bisa dijelaskan. ( Reuters )

Bursa saham Hong Kong berakhir sedikit lebih tinggi pada Rabu ini, tidak terpengaruh kerugian tajam yang terjadi di pasar China daratan.

Indeks Hang Seng naik 0,4 persen ke 22,218.99 poin, sedangkan Indeks China Enterprises naik 0,6 persen ke 9,115.29.

Saham China ditutup melemah tajam, dengan indeks utama menderita kerugian harian terburuknya dalam enam pekan, karena investor menjual dengan kekhawatiran bahwa perubahan peraturan akan datang.

Indeks Shanghai Composite mencatat penurununan terburuk di Asia pasca sebuah laporan mengenai kemungkinan pembatasan pada kekayaan produk manajemen menambah kekhawatiran bahwa upaya regulasi untuk mengurangi risiko dalam sistem finansial akan membatasi aliran ke ekuitas ( Bloomberg )

( RIFANFINANCINDO )

RIFANFINANCINDO