Saham Hong Kong Ditutup Menguat

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Saham-saham Hong Kong mengakhiri hari di posisi yang lebih tinggi hari Kamis, seiring investor memburu saham murah setelah penurunan tajam awal pekan ini.

Saham kasino dan keuangan memimpin kenaikan, meskipun transaksi perdagangan ringan menjelang hari libur di Cina daratan dan menjelang akhir pekan tiga hari di Hong Kong.

Indeks Hang Seng ditutup 1 persen lebih tinggi ke level 23,416.80 poin, dengan sub-indeks saham keuangan naik 1,3 persen.

Namun, HSI berakhir turun 3,2 persen pada pekan ini seiring kekhawatiran kenaikan suku bunga AS dalam beberapa bulan mendatang dapat mengguncang pasar global.

Indeks Hong Kong China Enterprises naik 0,6 persen ke level 9,595.73, tapi jatuh 4,6 persen pada pekan ini.

Pasar keuangan kota akan ditutup pada hari Jumat untuk Festival pertengahan musim gugur. (reuters)

Nikkei Turun Mendekati Penutupan Terendah Terhadap Ketidakpastian BOJ

Rata-rata saham Nikkei Jepang jatuh di dekat penutupan terendah dalam tiga minggu pada Kamis karena ketidakpastian atas peninjauan kebijakan pekan depan Bank Of Japan berlanjut memberikan dampak buruk pada saham-saham keuangan.

Berawanan dengan pelemahan, saham Lawson Inc. melonjak setelah Mitsubishi Corp. mengatakan sedang mempertimbangkan meningkatkan kepemilikan sahamnya di Lawson untuk membuatnya menjadi anak perusahaan.

Indeks Nikkei turun 1,3 persen menjadi 16,405.01, level penutupan terendah sejak 26 Agustus.

Indeks Topix turun 1 persen menjadi 1,301.11, sedangkan Indeks JPX-Nikkei 400 turun 1,1 persen menjadi 11,670.87.(Reuters)

Bursa Eropa Menghentikan Penurunan Terpanjang Dalam Dua Bulan

Bursa saham Eropa menguat, mengakhiri aksi jual selama lima hari didorong oleh kekhawatiran tentang kesediaan bank sentral untuk menggunakan pedoman moneter dalam mendorong pertumbuhan.

Keuntungan perbankan membantu Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,3 persen pada pukul 08:21 pagi di London. Pemberi pinjaman mengalami rebound setelah penurunan terburuk tiga hari mereka dalam dua bulan, dengan Italia, Spanyol dan Portugal memimpin terlebih dahulu.

Indeks acuan Eropa jatuh ke hampir enam pekan terendah kemarin, turun 3,4 persen sejak 7 September. Musim panas yang tenang di pasar terkikis setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengecilkan kebutuhan untuk stimulus lebih lanjut dan pejabat Federal Reserve memberi sinyal bervariasi terhadap prospek biaya pinjaman yang lebih tinggi pada pertemuan pekan depan.

Indeks FTSE 100 Inggris sedikit berubah sebelum keputusan suku bunga Bank of England pada siang hari di London. Para pembuat kebijakan harus menilai apakah prospek untuk Inggris setelah memilih untuk meninggalkan Uni Eropa menjamin perubahan strategi. Para ekonom memperkirakan tidak ada perubahan suku bunga hari ini.(Bloomberg)

RIFANFINANCINDO