Saham Eropa Stagnan, Saham China Naik

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Saham China melonjak ke level dua minggu tertinggi, dipimpin oleh perusahaan konsumen dan industri, mengirim tanda-tanda stabilisasi terhadap perekonomian kedua terbesar di dunia.

Indeks Shanghai Composite naik 0,7 % ke penutupan tertinggi setelah 26 Juli. Dongxu Optoelektronik Technology Co memimpin kenaikan oleh produsen setelah deflasi pabrik China mereda pada bulan Juli untuk bulan ketujuh berturut-turut. China Film Co, distributor film terbesar di China, melonjak 44 % dalam debutnya di Shanghai. Indeks Hang Seng turun dari delapan bulan tertinggi di Hong Kong.

Indeks harga produsen China turun 1,7 % pada bulan Juli dari tahun sebelumnya, kata biro statistik pada hari Selasa, penurunan terkecil dalam hampir dua tahun terakhir sedangkan penjualan kendaraan berpenumpang dipercepat dalam 17 bulan. Data ekonomi selanjutnya diproyeksikan untuk mengkonfirmasi stabilisasi pertumbuhan yang dicapai pada semester pertama tahun ini berlanjut menjadi bulan Juli. (knc)

Saham Eropa sedikit berubah seiring laba perusahaan yang lebih baik dari estimasi dari Munich Re dan Altice NV mengimbangi penurunan di produsen komoditas.

Saham Munich Re naik 1,9 % setelah perusahaan reasuransi terbesar kedua di dunia melaporkan laba bersih kuartalan yang lebih dua kali lipat dari rata-rata proyeksi analis. Saham Altice rally 6,3 % setelah laba meningkat di tengah kenaikan di AS dan Portugal. Saham Voestalpine AG turun 1,2 % kerugian terkemuka di saham penambang, setelah catat penurunan laba terbesar 64 %.

Indeks Stoxx Europe 600 menambahkan kurang dari 0,1 % pada pukul 08:19 pagi waktu London. Indeks acuan naik 1,8 % dalam empat sesi terakhir, didorong oleh data payrolls AS yang lebih baik dari perkiraan dan langkah-langkah stimulus baru diumumkan oleh Bank of England (BOE). (Bloomberg)

Perdagangan Siang, IHSG Turun 19 Poin

Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi kedua di siang ini tercatat mengalami pelemahan jika dibandingkan dengan perdagangan pada pagi tadi. IHSG mulai mengalami aksi ambil untung, seperti yang diprediksi analis.

IHSG Selasa, 9 Agustus, ditutup melemah sebanyak 19,02 ?poin atau setara 0,35 persen ke posisi 5.439. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 melemah sebanyak 4,77 poin dan JII juga melemah sebanyak 1,20 poin.

Pada perdagangan siang ini, sebagian besar sektor masih berada di zona merah. Tampak hanya ada tiga sektor yang menghijau yakni industri dasar, pertambangan dan properti.

Adapun volume perdagangan siang ini tercatat sebanyak 4,3 miliar lembar saham senilai Rp3,47 triliun. Sebanyak 154 saham menguat, 152 saham melemah, 85 saham stagnan, dan 179 saham tidak ada perdagangan.

Saham-saham yang menguat di antaranya yakni PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) ?yang naik Rp750 per saham, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) naik Rp675 per saham serta ?PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang naik Rp575 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang anjlok Rp1.375 per saham, PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) melemah Rp450 per ?saham dan PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp325 per saham.

(http://ekonomi.metrotvnews.com)

RIFANFINANCINDO