Saham Eropa Dibuka Sedikit Berubah Terkait Gain

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Saham Eropa sedikit berubah setelah membukukan kenaikan mingguannya, dengan keuntungan pada produsen mobil dan produsen energi yang mengimbangi penurunan pada sektor pertambangan.

Volkswagen AG memimpin saham mobil dalam sebuah rebound dari penurunan Jumat untuk memasukkan mereka kedalam perusahaan yang berkinerja terbaik dari 19 kelompok industri pada Indeks Stoxx 600 Eropa. Tullow Oil Plc memimpin kenaikan minyak terkait minyak mentah yang memperpanjang keuntungannya di atas $ 44 per barel di tengah spekulasi bahwa produsen akan menghidupkan kembali pembicaraan untuk menstabilkan harga. Glencore Plc menyeret produsen komoditi ke posisi lebih rendah.

Indeks Stoxx 600 naik 0,1 persen ke 346,38 pada 08:13 pagi di London. Lebih baik dari perkiraan hasil keuangan dari perusahaan-perusahaan termasuk Zurich Insurance Group AG dan KBC Group NV membantu indeks mencatatkan keuntungan sebesar 1,4 persen pekan lalu karena akhirnya indeks tersebut dapat pulih dari levelnya sebelum brexit. Data penjualan ritel AS yang mengecewakan memicu kenaikan pada hari Jumat. Volume saham yang diperdagangkan hari ini adalah 60 persen lebih rendah dari rata-rata 30-harinya.(Bloomberg)

 

Saham China Ditutup di Level Tertingginya 7-Bulan Terkait Harapan Stimulus

 

Saham China melonjak ke level tertingginya dalam lebih dari tujuh bulan pada hari Senin ini, dipimpin oleh saham properti dan keuangan, karena investor berspekulasi bahwa data ekonomi yang mengecewakan untuk Juli akan mendorong Beijing untuk melepaskan stimulus baru.

Indeks blue-chip CSI300 melonjak 3,0 persen ke 3,393.42 poin, sedangkan indeks Shanghai Composite naik 2,4 persen ke 3,125.20 poin.

Kedua indeks mencapai level yang tidak terlihat sejak awal Januari.

China melaporkan data investasi, pinjaman, belanja ritel dan produksi pabrik yang lebih lemah dari perkiraan pada hari Jumat, di atas angka perdagangan yang lemah, menjaga harapan tetap hidup bahwa pemerintah akan melakukan langkah-langkah dukungan lebih tahun ini untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi yang lebih berambisi.

( Reuters )

IHSG 5.314, Jatuh hingga 1,2%

 

Pasar saham Indonesia penutupan sesi I perdagangan mengalami koreksi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 62,56 poin atau 1,2 persen ke 5.314,64.

Menutup perdagangan siang ini, IHSG ditutup dengan transaksi sebesar Rp2,25 triliun dari 3,47 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 10,35 poin atau 1,1 persen menjadi 911,17, Jakarta Islamic Index (JII) turun 11,92 poin atau 1,6 persen menjadi 732,24, indeks IDX30 turun 5,69 poin atau 1,1 persen menjadi 491,46, dan indeks MNC36 menurun 3,54 poin atau 1,2 persen menjadi 300,97.

Sektor-sektor penggerak IHSG seluruh memerah. Di mana sektor infrastruktur memimpin pelemahan hingga 2,1 persen.

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp200 atau 2,9 persen ke Rp7.100, saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp150 atau 23,1 persen ke Rp800, dan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp125 atau 1,5 persen ke Rp8.725.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.425 atau 2,2 persen ke Rp64.475, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp500 atau 1,1 persen ke Rp44.875, dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 atau 1,9 persen ke Rp17.975.

( http://economy.okezone.com )

RIFANFINANCINDO