Saham Eropa, China dan Hongkong Melemah

RIFANFINANCINDO – Komoditas dan produsen energi memimpim saham Eropa lebih rendah untuk hari kedua, dengan ekuitas di kawasan tersebut memankas gain mingguan kedua.

Anglo American Plc dan Tullow Oil Plc menyeret sektor pertambangan dan perusahaan minyak turun karena komoditas tergelincir. Skanska AB kehilangan 5,1% seiring perusahaan konstruksi Swedia menurunkan prospek untuk kegiatan konstruksi non-perumahan U.K.. Vodafone Group Plc, di sisi lain, naik 2,6% setelah melaporkan pendapatan layanan yang mengalahkan perkiraan analis.

Stoxx Europe 600 turun 0,4% pada 08:19 pagi di London, memangkas gain mingguan 0,3%. Sementara itu ditutup pada empat pekan tertinggi pada hari Rabu, itu berganti-ganti antara keuntungan harian dan kerugian untuk sebagian besar pekan lalu di tengah pendapatan perusahaan dan spekulasi tentang stimulus bank sentral. Presiden Mario Draghi mengatakan pada hari Kamis Bank Sentral Eropa akan mempertimbangkan untuk meningkatkan stimulus ketika memiliki petunjuk dari dampak voting U.K. untuk meninggalkan Uni Eropa.(Bloomberg)

Saham China ditutup turun pada hari Jumat setelah seorang pejabat bank sentral meragukan kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut dan investor mengambil keuntungan setelah rebound pada hari sebelumnya.

Sheng Songcheng, yang merupakan direktur Departemen Survey dan Statistik di Bank Rakyat China, mengatakan pemotongan pajak akan menjadi cara yang lebih efektif guna merangsang ekonomi dari penurunan suku bunga, National Business Daily melaporkan pada hari Jumat.

Indeks CSI300 dari perusahaan yang terdaftar terbesar di Shanghai dan Shenzhen turun 0,8%, ke 3,225.16, sementara indeks Shanghai Composite turun 0,9%, ke level 3,012.82 poin.

Untuk pekan ini CSI300 turun sebanyak 1,6% dan Shanghai Composite ditutup 1,4%.(Reuters). Saham-saham Hong Kong berakhir turun pada hari Jumat seiring melemahnya saham Asia setelah pendapatan perusahaan yang lemah menghentikan rekor Wall Street.

Indeks Hang Seng turun 0,2 persen, ke 21,964.27, sedangkan Indeks China Enterprises turun 0,3 persen, ke 9,031.93 poin.

Untuk minggu ini, indeks Hang Seng naik 1,4 persen dan HSCE turun 0,2 persen.

Pada hari Jumat, total volume perdagangan dari perusahaan yang termasuk dalam indeks HSI adalah sebesar 1,2 miliar saham.(Reuters)

PT Rifan Financindo

RifanFinancindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.