Rifan Financindo ~ Saham Cina Naik, IHSG Melesat 1,16%

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – Saham China di Hong Kong menguat dan sedang menuju level tiga bulan tertinggi menyusul peningkatan laba perusahaan industri menambah sinyal kestabilan ekonomi.

Hang Seng Index China Enterprises naik 0,8 persen. China Life Insurance Co memimpin saham keuangan paling tinggi, sementara CGN Power Co meraup keuntungan untuk utilitas. Perusahaan industri China memperoleh laba sebesar 5,1 persen pada Juni dari tahun sebelumnya, berakselerasi dari 3,7 persen pada bulan sebelumnya, menurut data resmi yang dikeluarkan hari Rabu. Shanghai Composite Index berfluktuasi setelah naik meraih kenikan terbesar dalam dua pekan pada hari Selasa.

Data paling baru memberikan bukti tambahan dari peningkatan outlook China, dengan produk domestik bruto naik melebihi target yang diharapkan pada kuartal kedua dan penjualan ritel bersama output industri berhasil melampaui perkiraan. Indeks ekuitas Shanghai telah diperdagangkan di sekitar level 3.000 poin beberapa hari lalu, dengan indeks volatilitas 10-hari jatuh ke level paling rendah dua tahun pada minggu ini.

Indeks Hang Seng China diperdagangkan di level 9,129.86 pada pukul 10:39 pagi waktu Hong Kong, sementara Hang Seng Index bertambah 0,5 %, menuju hari ketiga keuntungan. Shanghai Composite sedikit berubah di level 3,048.51. (Bloomberg)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I ditutup di zona hijau bersamaan dengan diumumkannya sejumlah menteri baru dalam reshuffle kabinet jilid 2. Salah satunya Sri Mulyani yang ditunjuk menjadi Menteri Keuangan, menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak naik 21,009 poin (0,40%) ke 5.245,404. Sementara indeks LQ45 bergerak menguat 5,237 poin (0,58%) ke 907.433.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 26,529 poin (0,51%) ke 5.250,924. Sementara indeks LQ45 dibuka naik 7,766 poin (0,86%) ke 909.921.

Pada perdagangan sesi I, Rabu (27/7/2016), IHSG ditutup melesat 60,478 poin (1,16%) ke 5.284,873. Sementara indeks LQ45 ditutup ‘loncat’ 11,898 poin (1,32%) ke 914.094.

Seluruh sektor menguat. Sektor industri dasar mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 2,30%, disusul sektor keuangan sebesar 1,84%.

Sebanyak 199 saham naik, 96 saham turun, dan 87 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 168.552 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 3,106 miliar saham senilai Rp 5,217 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 306,265 miliar.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya UNVR naik 1.625 poin (3,62%) ke Rp 46.575, LPPF naik 825 poin (3,93%) ke Rp 21.825, MYOR naik 600 poin (1,52%) ke Rp 40.000, dan INTP naik 375 poin (2,27%) ke Rp 16.875.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya ITMA turun 450 poin (2,74%) ke Rp 16.000, TBIG turun 100 poin (1,61%) ke Rp 6.100, UNTR turun 75 poin (0,48%) ke Rp 15.625, dan DART turun 50 poin (10,00%) ke Rp 450.

Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.115 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.090.( http://finance.detik.com )

( RIFAN FINANCINDO )

RIFAN FINANCINDO