Saham China Alami Penurunan Mingguan Ketiga Sebelum Rilis Data Ekonomi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham China melemah, mengirimkan indeks acuan menuju penurunan mingguan ketiga sebelum rilis data pinjaman bank yang kemungkinan akan menandakan perlambatan dalam perekonomian semakin mendalam.

Indeks Shanghai Composite turun 0,8 % ke level 2,982.76 pada pukul 09:48 pagi waktu setempat, dipimpin oleh saham material dan perusahaan energi. Indeks tersebut telah melemah 4,9 % selama minggu ini, menuju penurunan mingguan terpanjang sejak Oktober lalu. Indeks ChiNext, saham perusahaan kecil mengalami penurunan setelah kemarin rally terbesar dalam 2 bulan terakhir setelah sekelompok perusahaan yang terdaftar berjanji untuk mendukung harga saham mereka.

Indeks Shanghai telah jatuh 16 % pada tahun ini, kinerja terburuk di antara indeks acuan global yang dilacak Bloomberg, di tengah kekhawatiran tentang mata uang yuan yang terdepresiasi dan perlambatan ekonomi. Pinjaman yuan baru China diperkirakan telah jatuh ke angka 700 miliar yuan ($ 106 miliar) pada Desember dari 708.9 miliar yuan di bulan sebelumnya. Pembiayaan agregat, ukuran luas kredit baru negara, kemungkinan naik menjadi 1,15 triliun yuan, dibandingkan dengan sebelumnya 1,02 triliun yuan pada bulan November.

Pemegang utama lebih dari 150 perusahaan yang terdaftar di China mereka telah berjanji tahun ini tidak akan mengurangi sahamnya, sementara sekitar 450 perusahaan melaporkan pembelian mereka, Shanghai Securities News melaporkan pada hari Kamis. (knc)

Sumber : Bloomberg