Saham Asia Turun Seiring Investor Menunggu Rilis Data Manufaktur China

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Saham Asia turun di tengah kekhawatiran tentang kekuatan pertumbuhan ekonomi AS dan terkait para investor menunggu rilis data manufaktur dari China.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 % ke level 150,75 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo. Indeks Standard & Poor 500 melemah 0,6 % pada Jumat kemarin di New York seiring data perekonomian pada bulan Mei menimbulkan kekhawatiran atas kekuatan ekonomi terbesar di dunia setelah mengalami kontraksi pada kuartal pertama.

Saham Asia sepanjang bulan lalu turun 1,3 %, memangkas kenaikan pada tahun ini menjadi kurang dari 10 %. Indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang naik selama 11 hari secara berturut-turut sampai Jumat kemarin, yang merupakan rally terpanjangnya sejak 1988 silam. Saham China mengakhiri sepekan volatile perdagangan dengan penurunan untuk hari kedua di tengah kekhawatiran bahwa mengalahkan reli dunia terlalu cepat.

Sebuah alat pengukur pada Jumat kemarin menunjukkan aktivitas manufaktur di daerah Chicago mengalami kontraksi pada bulan lalu ke level terendahnya sejak Februari lalu, meningkatkan kekhawatiran bahwa rebound dari level terendahnya pada kuartal pertama tidak memiliki vitalitas. Data juga menunjukkan menyusutnya produk domestik bruto (PDB) di AS, di tengah cuaca yang ekstrim pada musim dingin, sementara itu mata uang dolar mengalami kenaikan dan keterlambatan di pelabuhan. Sebuah laporan terpisah mengatakan sentimen konsumen pada bulan Mei mengalami penurunan terbesarnya sejak akhir 2012 lalu. (knc)

Sumber : Bloomberg