Saham Asia Naik Terkait Dorongan Optimisme Data AS, Yen Melemah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa Saham Asia menguat, mengikuti rebound saham global, di tengah optimisme akan ekonomi Amerika. Ekuitas Jepang naik seiring melemahnya yen.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4 persen menjadi 141,64 pada 09:02 pagi di Tokyo. Indeks Standard & Poor 500 menguat 0,3 persen pada Rabu kemarin, karena data menunjukkan laju tercepat pertumbuhan sektor jasa AS dalam satu dekade. Indeks Topix Jepang naik 0,9 persen seiring diperdagangkannya yen di 124,80 per dolar setelah mengalami tiga hari penurunan.

Para pedagang menguatkan spekulasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebelum berakhirnya tahun karena ekonomi sedang benar-benar berada dalam masa pemulihan. Suku bunga berjangka menunjukkan kemungkinan bahwa The Fed akan menaikan suku bunganya bulan depan mencapai 48 persen pada hari ini, naik dari 38 persen dari awal pekan ini.

Indeks Australia S & P / ASX 200 sedikit berubah, sementara indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,2 persen. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,4 persen.

Bursa Hong Kong diperdagangkan dalam kondisi siap untuk gain, dengan indeks berjangka pada indeks Hang Seng naik 0,5 persen dan kontrak pada indeks Hang Seng China Enterprises, yang menelusuri saham China daratan yang terdaftar di kota, naik 0,4 persen. Indeks berjangka FTSE China A50 naik 0,1 persen di Singapura, sementara perusahaan yang terdaftar pada indeks Shanghai Shenzhen CSI 300 turun 1,6 persen.

Saham China yang diperdagangkan di AS naik di hari kedua pada Rabu kemarin, dengan Indeks Ekuitas Bloomberg China-AS naik 1 persen. Indeks Shanghai Composite turun 1,7 persen pada Rabu setelah 10 kali berganti arah. Volume pada indeks jatuh di tengah kekhawatiran intervensi pemerintah yang dirancang untuk mencegah gejolak pada saham sehingga membuat investor pergi.(mrv)

Sumber: Bloomberg