Saham Asia Jatuh sebelum Data China

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Asia jatuh, turun dari level tertinggi dalam empat bulan, seiring pelemahan saham Jepang dan investor menunggu rilis data China, termasuk update pada pertumbuhan ekonomi.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 persen ke level 131,62 pada pukul 09:02 pagi waktu Tokyo, tergelincir dari level tertinggi sejak Desember dan memangkas keuntungan mingguan menjadi 4,2 persen. Indeks Topix geser 1,2 persen, memangkas kenaikan mingguan terbaik mereka sejak Februari, setelah gempa bumi melanda Jepang selatan yang menewaskan sedikitnya sembilan orang pada hari Kamis

Pertumbuhan China melambat pada kuartal pertama, ekonom memperkirakan sebelum laporan hari Jumat pada produk domestik bruto. Data lain yang juga akan dirilis yakni produksi industri, penjualan ritel dan investasi aset tetap. Minyak diperdagangkan di level $ 41,46 per barel menjelang pertemuan produsen minyak mentah utama di Qatar akhir pekan ini.

S & P / ASX 200 Index Australia turun 0,1 persen, sama dengan yang dilakukan indeks Kospi Korea Selatan. S & P / NZX 50 Index Selandia Baru naik 0,1 persen setelah ditutup pada rekor tertinggi pada hari Kamis.

Kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,5 persen di sebagian besar perdagangan terakhir, sementara kontrak pada indeks Hang Seng China Enterprises bertambah 0,7 persen. Kontrak pada FTSE Cina A50 Index menguat 0,1 persen. (sdm)

Sumber: Bloomberg