Saham Asia Ikuti Penurunan Saham AS ditengah Kecemasan Pertumbuhan Global

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Asia jatuh, menyusul penurunan saham AS, seiring lemahnya data manufaktur Amerika menambah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,7 persen ke level 125,97 pukul 09:02 pagi di Tokyo. Melambatnya permintaan dari pasar negara berkembang termasuk China diterjemahkan ke dalam lebih rampingnya buku pesanan pabrik di AS, menurut data yang dirilis pada hari Selasa.

Kontrak Berjangka pada indeks FTSE China A50 turun 1,5 persen di sebagian besar perdagangan terakhir di Singapura, dengan kontrak pada indeks Hang Seng turun sebesar 0,7 persen.

Indeks Topix Jepang anjlok sebesar 1,7 persen. Indeks Kospi Korea Selatan melemah sebesar 1,5 persen dan indeks NZX 50 Selandia Baru turun 1,3 persen. Indeks Australia S&P/ASX 200 turun menjelang rilis laporan PDB. Pasar finansial di Hong Kong dan China belum dibuka ketika berita ini diturunkan.

Selain laporan manufaktur AS, sebuah indeks pabrik resmi di China turun ke level terendah dalam tiga tahun terakhir pada bulan Agustus, sementara langkah-langkah untuk zona euro mengisyaratkan perbedaan dalam ekonomi Jerman dan Perancis. Indeks manufaktur Jerman diperluas lebih dari perkiraan dan indeks Perancis menunjukkan kontraksi, menurut Market Economics. Pertumbuhan manufaktur Inggris stagnan seiring turunnya pesanan ekspor untuk bulan kelima. (izr)

Sumber: Bloomberg