Saham Asia Catat Reli Ditengah Meningkatnya Harga Minyak

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Asia menguat setelah laporan menunjukkan bahwa belanja konsumen di Amerika mendukung pertumbuhan di Negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut serta harga minyak naik. Dolar Selandia Baru juga naik.

Indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang Indeks naik 0,2%, dengan saham bahan baku dan energi saham memimpin kenaikan. Indeks Standard & Poor 500 naik untuk hari kedua Selasa pada volume tipis seiring data yang menunjukkan produk domestik bruto (GDP) naik pada revisi 2% tingkat tahunan kuartal terakhir. West Texas Intermediate naik di atas $ 36 per barel, buoying mata uang negara-negara penghasil komoditas. Kiwi dan Australia dolar mempertahankan gainnya pada Rabu, dengan pasar Jepang ditutup untuk hari libur nasional.

Indeks S & P / ASX 200 naik 0,8% pada 11:18 pagi di Sydney, naik untuk hari keenam dengan volume yang sekitar setengah rata-rata untuk saat ini. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,1%. Indeks S & P / NZX 50 Selandia Baru naik 0,7%, naik untuk hari ketujuh. Kontrak pada Hang Seng China Enterprises Hong Kong naik 0,1%.

Kontrak pada S & P 500 tergelincir 0,1% Indeks tersebut menambahkan 0,9% pada Selasa. Indeks telah jatuh 2% pada Desember, secara historis bulan ketika investor menuai keuntungan. Setelah rebound sebanyak 13% dari level terendah dari musim panas hingga awal November, Indeks telah turun, lebih rendah sebesar 1% pada tahun 2015.(yds)

Sumber: Bloomberg