Saham Asia Berjangka Perpanjang Penurunan Jelang Rilis PMI Pabrik China

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham Asia bersiap untuk memperpanjang aksi jual ekuitas global, dengan indeks berjangka dari Australia hingga AS melemah seiring kecemasan yang ditandai pengembalian gejolak pasar bulan lalu.

Kontrak pada indek acuan Asia meluncur setidaknya 1 persen pada perdagangan terakhir, pasca produsen komoditas dan saham automotif kirim Indeks Standard & Poor 500 turun 1,2 persen dalam hampir dua pekan terakhir. Permintaan untuk investasi paling aman terus meningkat pada hari Rabu, dengan obligasi Australia dan Selandia Baru mengikuti rebound di Treasuries dan yen gelar penguatan. Tembaga berjangka melayang dekat harga terendahnya bulan ini dengan indeks PMI pabrik swasta diproyeksikan mengalami kontraksi untuk bulan ketujuh di sektor manufaktur China.

Kekhawatiran baru atas goyah perekonomian China, sumber ructions pasar bulan lalu, tenggelamnya komoditas pada hari Selasa, diikuti meningkatnya volatilitas ekuitas dari AS hingga Eropa seiring skandal atas standar emisi gas buang mobil Volkswagen AG. Pasar telah bergejolak sejak Federal Reserve mempertahankan suku bunga pekan lalu, pasca pejabat menyatakan kekuatan ekonomi AS dan prospek untuk mendaki tahun ini masih rentan. Pasar Jepang tetap ditutup untuk liburan hari Rabu. (izr)

Sumber: Bloomberg