Rupiah Siang Makin Kokoh di Level Rp13.200/USD, IHSG Memerah

Rupiah Siang Makin Kokoh di Level Rp13 200 USD IHSG MemerahRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I menunjukkan arah terus menguat saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru tergelincir melemah ke zona merah. Dibandingkan sesi pembukaan, mata uang Garuda makin kokoh di kisaran level Rp13.200/USD.

Menurut data Yahoo Finance siang ini, rupiah siang mulai bangkit ke level Rp13.255/USD dengan kisaran harian Rp13.245-Rp13.338/USD. Posisi tersebut membaik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.342/USD.

Penguatan rupiah juga terlihat berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas yang hingga sesi I berada di level Rp13.262/USD atau makin kokoh dibanding penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.343/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah juga masih berada dalam tren positif di level Rp13.259/USDatau membaik dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.339/USD. Siang ini, data Bloomberg menunjukkan rupiah berada pada kisaran Rp13.252-Rp13.287/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini terparkir pada level Rp13.260/USD. Rupiah terlihat semakin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.358/USD atau naik sebesar 98 poin.

Adapun IHSG sesi I masih terpeleset ke zona merah atau turun 2,04 poin atau 0,04% ke level 4.833,10. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air dibuka menguat 11,39 poin atau 0,24% ke level 4.846,54. Dan pada perdagangan kemarin ditutup bertambah 20,75 poin atau 0,43% ke level 4.835,14.

Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini masih bergerak variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 1,77%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah infrastruktur yang turun 0,52%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,01 triliun dengan 2,71 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp43,6 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp650,3 miliar dan aksi beli sebesar Rp606,7 miliar. Tercatat 140 saham menguat, 134 saham melemah dan 80 saham stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) serta PT Astra Graphia Tbk. (ASGR).

Sumber : http://ekbis.sindonews.com