Rupiah Menguat Terhadap Dolar

051393300_1507538335RIFAN FINANCINDO – Nilai tukar rupiah terus menguat. Mengutip Bloomberg, kurs rupiah di pasar spot menanjak Rp 13.675 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pukul 10.40 WIB.

Level tersebut juga menjadi yang terkuat sejak Februari 2018 lalu. Bahkan, kini rupiah menjadi mata uang paling perkasa di kawasan setelah menanjak 0,71% atau 97 poin dari penutupan Jumat (10/1) yang ada di level 13.772 per dolar AS.

Posisi selanjutnya ditempati oleh won Korea yang menguat 0,66% terhadap the greenback. Disusul peso Filipina yang naik 0,46%, rupee India juga menguat 0,39%, dan dolar Taiwan naik 0,36% terhadap dolar AS.

Sementara dolar Hong Kong dan yen Jepang menjadi dua mata uang di Asia yang melemah di hadapan dolar AS. Yen Jepang harus puas turun 0,16% sedangkan dolar Hong Kong melemah tipis 0,03%.

Keperkasaan mata uang Garuda berkat minimnya sentimen negatif dari eksternal. Terlebih geopolitik antara AS dan Iran mulai mereda. Pasar pun tengah menanti realisasi penandatanganan kesepakatan dagang fase pertama antara AS dan China yang rencananya dilakukan pada 15 Januari mendatang.

 

Sumber : kontan