Rupiah Hari Ini Dibuka Mendatar, USD Tertekan

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – Nilai tukar mata uang Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini mendatar, setelah kemarin menguat tajam. Kondisi ini terjadi saat USD kembali melemah.

Menurut data Yahoo Finance, rupiah dibuka berada di level Rp13.060/USD dengan kisaran harian Rp13.057-Rp13.085/USD atau masih tercatat mendatar dari posisi kemarin di level Rp13.060/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak naik ke level Rp13.058/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka flat atau hanya menguat tipis di level Rp13.089/USD. Posisi ini tercatat di atas dari posisi sebelumnya di level Rp13.090/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada pembukaan hari ini berada pada level Rp13.088/USD atau melemah daripada penutupan sebelumnya di level Rp13.063/USD. Namun, pada pukul 10.10 WIB berubah ke level Rp123.071/USD dengan kisaran harian Rp13.071-Rp13.100/USD.

Dilansir Reuters, Jumat (9/9/2016), USD turun dari posisi puncak semalam di perdagangan Asia hari ini. USD berada di jaluar kerugian mingguan dalam sepekan ditandai dengan terus ketidakpastian tentang kebijakan ekonomi AS, sementara euro menguat.

Indeks USD yang melacak greenback pada enam mata uang rival utama, turun 0,1% di level 94,920, siap untuk menyelinap 1% untuk pekan ini. USD kemarin berada di posisi paling rnedah dalam dua pekan di posisi 94,465, sebelum rebound setelah data persediaan minyak mentah.

Terhadap mitra Jepang, USD melemah tipis 0,2% menjadi 102,25 atau turun 1,7% untuk pekan ini. USD menyentuh tertinggi sesi kemarin setelah pengurangan persediaan minyak mentah.

Selanjutnya harga minyak yang lebih tinggi meningkatkan ekspektasi inflasi AS, yang menyebabkan beberapa pemilik dana berspekulasi bahwa Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga lebih awal meskipun data ekonomi baru-baru ini tidak sesuai harapan.

Euro terhadap USD naik tipis 0,1% di perdagangan Asia menjadi 1,1265 atau naik 1% dalam seminggu dan bergerak kembali ke arah tinggi dalam dua pekan di level 1,1328, setelah ECB menetapkan suku bunga tidak berubah.

Di sisi lain, poundsterling menetap di poisisi 1,3298 di jalur untuk kenaikan mingguan sedikit, tapi mundur dari puncak tujuh minggu di level 1,3445.

Sumber : http://ekbis.sindonews.com