Rupiah Diprediksi Lanjutkan Penguatan

Rupiah Diprediksi Lanjutkan PenguatanRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diprediksi akan melanjutkan penguatannya hari ini, Rabu 17 Februari 2016 setelah kemarin ditutup menguat 0,82 persen ke level Rp13.378.

“Pergerakan rupiah cenderung menguat terbatas. Kami pun mengharapkan adanya kenaikan lanjutan dengan asumsi tidak adanya sentimen negatif yang dapat mengganjal penguatan pada laju rupiah,” kata Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada di Jakarta.
Menurutnya, kenaikan tipis nilai tukar mata uang garuda terhadap mata uang dolar AS kemarin lantaran imbas dari harga minyak mentah yang kembali menguat di mana Minyak WTI sempat naik hingga US$31 per barel pada perdagangan intraday.
“Meski laju harga minyak mentah kembali naik namun, laju dolar AS terlihat masih lebih kuat dibandingkan beberapa valas di antaranya EUR, GBP, AUD, CNY, CFD, dan beberapa lainnya,” tuturnya.
Reza menambahkan, sebelumnya, harapan penguatan rupiah dapat terus berlanjut seiring dirilisnya data neraca perdagangan yang kian membaik, di mana pada bulan Januari mencatatkan surplus bila dibandingkan bulan sebelumnya yang justru defisit.
“Tidak hanya itu, diharapkan pula rilis data-data global dapat kian memberikan imbas positif,” ujarnya. Pihaknya memperkirakan, pergerakan rupiah hari ini akan bergerak dalam target batas bawah di level Rp13.450.
Sementara target batas atas berada di level Rp13.300. “Tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah,” ujarnya.
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id/