Rupiah Berpotensi Tembus Rp15.000, IHSG Bisa Anjlok ke 4.005

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menekan laju indeks harga saham gabungan (IHSG) di pasar modal. Hari ini, Rabu 23 September 2015, IHSG turun hampir 2,3 persen di level 4.244.

Kepala Riset PT MNC Securities Edwin Sebayang menyatakan dolar AS berpotensi tembus Rp15.000. Bila itu terjadi IHSG dikhawatirkan akan semakin merosot hingga turun ke level 4.005.

Rupiah Berpotensi Tembus Rp15.000, IHSG Bisa Anjlok ke 4.005

“Dolar sudah tembus ke posisi Rp14.700, jadi sangat mudah untuk menembus level Rp15.000. Maka indeks akan tembus ke 4.005,” ujarnya? kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu, 23 September 2015.

Edwin menyampaikan, pelemahan rupiah masih datang dari eksternal dan internal. Namun lebih dominan dari luar lantaran gejolak perekonomian Tiongkok terkait data manufaktur mengalami penurunan.

Di sisi lain, Bank Sentral AS atau The Fed juga masih membayang-bayangi mata uang Garuda. Spekulasi kenaikkan suku bunga acuan The Fed menyebabkan dolar AS perkasa terhadap mata uang dunia lainnya.

Dari dalam negeri, Edwin melanjutkan, revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh sejumlah lembaga dunia juga menyebabkan indeks cenderung fluktuatif saat ini.

“Dolar tembus ke posisi Rp15.000, maka kinerja emiten juga terganggu. Target pendapatan dan laba mereka tidak sesuai target di awal tahun. Akhirnya, indeks kita juga terpukul,” tuturnya.

Edwin meramalkan, ancaman pelemahan rupiah dan indeks, masih akan berlangsung lama hingga akhir 2016. Untuk itu, pemerintah harus mengikat keras tali pinggangnya agar bisa mewaspadai semua yang terjadi di masa mendatang.

“Kita tidak bisa menentukan nilai rupiah di level berapa, kita hanya bisa menjaga. Tidak ada juga yang bisa memperkirakan target dari ekspektasi pasar,” ujarnya.

 

Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id/