PT Rifan Financindo Berjangka – Harga Emas Antam Turun meski Emas Dunia Mendatar

emas 3

PT Rifan Financindo Berjangka – Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun setelah kemarin menguat. Kondisi emas Antam tersebut di tengah menguatnya emas dunia.

Seperti dikutip dari Logammulia.com, Rabu (28/2/2018) harga jual emas Antam turun ke level Rp645.000/gram dari sebelumnya Rp649.000/gram dan harga buyback juga turun ke level Rp569.000/gram dari sebelumnya Rp576.000/gram.

Untuk harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.253.000 dengan harga per gram Rp626.500. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.862.000 dengan harga per gram Rp620.667. Sementara harga emas 4 gram senilai Rp2.472.000 dengan harga per gram Rp618.000. Emas ukuran 5 gram seharga Rp3.079.000 dengan harga per gram Rp615.800.

Harga emas 10 gram dijual Rp6.084.000 dengan harga per gram Rp608.400. Harga emas 25 gram Rp15.109.000 dengan harga per gram Rp604.360. Harga emas 50 gram sebesar Rp30.106.000 dengan harga per gram Rp602.120.

Harga emas 100 gram sebesar Rp60.085.000 dengan harga per gram Rp600.850. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp149.917.000 dengan harga per gram Rp599.668 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp299.541.000 dengan harga per gram Rp599.082.

Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung juga turun ke level Rp638.000/gram dari sebelumnya Rp642.000/gram dan harga buyback beranjak ke level Rp569.000 per gram. Demikian juga dengan harga emas Jakarta II yang turun ke level Rp645.000/gram dari sebelumnya Rp649.000/gram dan harga buyback bergerak ke level Rp569.000/gram.

Sementara harga emas dunia seperti dikutip dari Reuters, harga emas dunia tidak berubah masih mendekati level terendah lebih dari dua pekan karena USD bertahan pada level tertinggi baru-baru ini.

Harga emas di pasar spot mendatar di level USD1.317,81 per ons pada pukul 01.16 GMT. Harga turun 1,1% dan menyentuh level terendah lebih dari dua pekan di level USD1.313,26 pada sesi sebelumnya. Sementaram, harga emas AS naik 0,1% menjadi USD1.319 per ons.

Sumber : https://ekbis.sindonews.com