Proyeksi, IHSG Dibayangi Ambil Untung di Akhir Pekan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Indeks Harga Saham Gabungan dibayangi aksi ambil untung di akhir pekan ini, Jumat (16/1/2015). Sentimen negatif datang dari sisi eksternal.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) semalam kembali ditutup melemah. Indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,61 persen, sedangkan indeks S&P500 turun 0,92 persen.

Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini juga bergerak negatif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) melemah 1,65 persen, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) terkoreksi 1,19 persen. Sementara Harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI naik 0,11 persen ke level 46,30 dollar AS per barrel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,29 persen ke posisi 1.261,10 dollar AS per troy ounce.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 7,75 persen meskipun tekanan inflasi menurun, karena pemerintah kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak.

BI juga mengarahkan laju inflasi di sasaran 4 persen plus minus 1 persen pada 2015 hingga 2016, serta menyasar defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit) tidak melebihi 3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas menyatakan IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.158 dan resistance 5.247.

Sumber : kompas.com