Produksi di AS Jatuh, Harga Minyak Naik

PT RIFAN FINANCINDO – Minyak potong penurunan terbesar mingguan nya dalam lima bulan seiring investor membandingkan penurunan terbesar produksi AS sejak 2013 melawan penurunan yang lebih kecil dari perkiraan stok minyak AS.

Minyak berjangka naik 1 persen di New York. Harga anjlok 4.8 persen pada hari Kamis setelah pemerintah merilis data yang menunjukkan stok minyak AS jatuh 2.2 juta barel minggu lalu, kurang dari perkiraan sebanyak 2.5 juta barel penurunan dan 6.7 juta barel penurunan yang dilaporkan perusahaan minyak American Petroleum Institute. Produksi AS jatuh 194,000 barel per hari atau 2.3 persen.

Minyak telah diperdagangkan di harga $45 sampai $51 per barel pada bulan Juni setelah diperdagangkan hampir dua kali lipat pada bulan Februari dari level paling rendah dalam 12 tahun di tengah gangguan stok dan jatuhnya produksi minyak AS. Pemulihan harga yang terjadi membuat para penghasil minyak di AS mengoperasikan kembali anjungan-anjungannya, menyebabkan spekulasi penurunan produksi akan berlangsung dengan lambat.

WTI untuk pengiriman Agustus naik 45 sen ke harga $45.59 per barel di New York Merchantile Exchange, dan diperdagangkan di level $45.59 pada pukul 9.59 pagi waktu Tokyo. WTI kehilangan $2.29 untuk tetap berada di level $45.14 pada hari Kamis, yang merupakan level terendah sejak 10 Mei. Banyaknya minyak yang diperdagangkan yakni 32 persen dibawah rata-rata 100 hari. Harga jatuh 7.1 persen minggu ini, tercatat sebagai penurunan mingguan terbesar sejak Februari.

Brent untuk pengiriman September naik sebanyak 55 sen, atau 1,2 persen, ke level $ 46,95 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga turun $ 2,40, atau 4,9 persen, ke level $ 46,40 per barel pada hari Kamis. Minyak mentah patokan global ini diperdagangkan pada premium 66 sen untuk WTI bulan yang sama. (sdm)

Source: Bloomberg

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.